Warga Jalan Garuda, Kelurahan Sei Sikambing B, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara, dibuat resah oleh aksi penjarahan yang terjadi pada sebuah warung kelontong milik Bapak Herman (58) pada Kamis (17/07/2025) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Sekelompok pemuda yang diperkirakan berjumlah lima orang melakukan aksi penjarahan dengan brutal, menggasak sejumlah barang dagangan dan uang tunai.
Menurut keterangan saksi mata, Ibu Siti (45), yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian, para pelaku datang dengan menggunakan dua unit sepeda motor. Mereka langsung masuk ke dalam warung dan memaksa Bapak Herman menyerahkan uang dan barang berharga.
“Kejadiannya cepat sekali. Mereka datang tiba-tiba, langsung marah-marah dan mengambil semua yang ada di warung,” ujar Ibu Siti dengan nada cemas saat ditemui di lokasi kejadian pada Jumat (18/07/2025) pagi.
Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Rina Sembiring, membenarkan adanya laporan mengenai aksi penjarahan tersebut. Pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
“Kami menerima laporan dari korban pada Kamis malam dan langsung menerjunkan tim untuk melakukan penyelidikan. Saat ini, kami sedang mengidentifikasi ciri-ciri pelaku berdasarkan keterangan saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi,” jelas Kompol Rina Sembiring saat memberikan keterangan kepada awak media di Mapolsek Medan Sunggal pada Jumat siang.
Akibat aksi penjarahan ini, Bapak Herman mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai jutaan rupiah. Selain kehilangan sejumlah uang tunai hasil penjualan hari itu, berbagai jenis rokok, minuman ringan, dan barang dagangan lainnya juga raib digasak oleh para pelaku.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pemilik usaha kecil, untuk lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas. Patroli rutin juga akan ditingkatkan di wilayah-wilayah yang dianggap rawan.
“Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengungkap kasus ini dan menangkap para pelaku. Kami juga meminta kerjasama dari masyarakat jika memiliki informasi yang dapat membantu penyelidikan,” tegas Kompol Rina.
Kasus aksi penjarahan di Medan ini menambah daftar panjang kasus kriminalitas jalanan yang meresahkan masyarakat. Diharapkan pihak kepolisian dapat segera menangkap para pelaku dan memberikan rasa aman kepada warga Kota Medan. Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Medan Sunggal.
