Tragis! Anggota Geng Motor Tewas Diserang Penjaga Alat Berat di Medan

  • Post author:
  • Post category:Berita

Medan, Sumatera Utara – Insiden berdarah terjadi di sebuah area proyek pembangunan di kawasan Medan Deli pada Kamis dini hari, 24 April 2025, sekitar pukul 02.30 WIB. Seorang anggota geng motor tewas setelah terlibat bentrokan dengan seorang penjaga alat berat. Peristiwa ini sontak membuat geger warga sekitar dan memicu kedatangan aparat kepolisian.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan bahwa sekelompok geng motor tewas yang berjumlah sekitar sepuluh orang mendatangi area proyek dengan maksud yang belum diketahui pasti. Diduga kuat, kedatangan mereka bertujuan untuk melakukan aksi keributan atau bahkan percobaan pencurian. Namun, aksi mereka berujung tragis setelah berhadapan dengan seorang penjaga alat berat bernama Satria (35 tahun).

Bentrokan tak terhindarkan antara anggota geng motor tewas dan penjaga proyek. Dalam perkelahian tersebut, Satria yang berusaha mempertahankan aset perusahaan terpaksa melakukan pembelaan diri. Akibatnya, seorang anggota geng motor yang kemudian diidentifikasi sebagai RZ (19 tahun) mengalami luka parah akibat sabetan senjata tajam dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum bantuan medis tiba.

Kapolsek Medan Deli, Kompol Wahyudi, saat dikonfirmasi di lokasi kejadian membenarkan adanya insiden yang menyebabkan satu anggota geng motor tewas. “Benar, telah terjadi perkelahian antara sekelompok pemuda yang diduga anggota geng motor dengan seorang penjaga proyek. Satu orang dari kelompok pemuda tersebut meninggal dunia,” ujar Kompol Wahyudi.

Lebih lanjut, Kompol Wahyudi menjelaskan bahwa pihaknya telah mengamankan penjaga alat berat, Satria, untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait kronologi kejadian. Polisi juga telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk senjata tajam yang diduga digunakan dalam perkelahian tersebut. “Saat ini, kami masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui motif kedatangan kelompok geng motor ini dan memastikan apakah tindakan penjaga proyek tersebut termasuk dalam kategori pembelaan diri,” tambahnya.

Jenazah RZ telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi. Sementara itu, pihak kepolisian juga tengah melakukan pengejaran terhadap anggota geng motor lainnya yang melarikan diri pasca-insiden. Kasus geng motor tewas ini menjadi peringatan keras akan bahaya aktivitas geng motor dan pentingnya menjaga keamanan di lingkungan masyarakat. Polsek Medan Deli mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan dari kelompok-kelompok pemuda yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.