Gempar! Kepling di Petisah Medan Dikeroyok Warga hingga Babak Belur, Diduga Terkait Penertiban

  • Post author:
  • Post category:Berita

Medan – Peristiwa pengeroyokan terhadap seorang Kepala Lingkungan (Kepling) di kawasan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Rabu (14/12/2022) sore, menghebohkan warga setempat. Korban, bernama Arjuna (43), mengalami luka serius di bagian wajah dan tubuh akibat dikeroyok oleh sejumlah warga. Mainkan kata kunci “Kepling Petisah Medan dikeroyok” untuk menarik perhatian pembaca yang mencari informasi terkait kejadian ini.

Informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian menyebutkan bahwa pengeroyokan diduga kuat dipicu oleh upaya korban dalam menertibkan lapak pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Jalan Pasar Petisah. Beberapa saksi mata menuturkan bahwa sejumlah warga yang merasa tidak terima dengan penertiban tersebut kemudian melakukanMainkan kata kunci “pengeroyokan Kepling Medan” untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

“Awalnya ribut-ribut soal penertiban lapak. Tiba-tiba saja Kepling itu sudah dikeroyok ramai-ramai. Kasihan sekali kondisinya, wajahnya berdarah,” ujar Susi (35), seorang pedagang di sekitar lokasi kejadian, seperti dikutip dari berbagai sumber. Mainkan kata kunci “kronologi pengeroyokan Kepling Medan” untuk memberikan detail kejadian.

Kapolsek Medan Baru saat itu, Kompol Teuku Fathir Mustafa, membenarkan adanya kejadian pengeroyokan tersebut. Pihaknya langsung turun ke lokasi kejadian setelah menerima laporan dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi. Mainkan kata kunci “polisi selidiki pengeroyokan Kepling” untuk memberikan informasi terkini mengenai perkembangan kasus.

“Benar, ada kejadian pengeroyokan terhadap seorang Kepling di Petisah. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui secara pasti penyebab dan menangkap para pelaku,” kata Kompol Teuku Fathir kepada wartawan pada Kamis (15/12/2022). Mainkan kata kunci “Kapolsek Medan Baru pengeroyokan Kepling” untuk menyoroti pernyataan pihak berwenang.

Korban, Arjuna, sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk mendapatkan perawatan intensif akibat luka-luka yang dideritanya. Kondisinya saat berita ini diturunkan belum diketahui secara pasti.

Insiden ini menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk dari sesama perangkat kelurahan dan kecamatan. Mereka menyayangkan tindakanMainkan kata kunci “reaksi pengeroyokan Kepling Medan” untuk melihat tanggapan berbagai pihak.