Medan, Sumatera Utara – Aksi perampokan kembali terjadi di wilayah Medan, Sumatera Utara. Kali ini, seorang sopir taksi online menjadi korban perampokan oleh sekelompok pemuda yang berjumlah tiga orang. Pengakuan Korban Ditodong pisau oleh salah satu pelaku rampok di dalam mobil miliknya.
Kejadian rampok sopir taksi ini terjadi pada hari Minggu, 4 Februari 2024, sekitar pukul 03.00 WIB, di kawasan Jalan Ringroad, Medan. Korban, yang diketahui berinisial RP (35), sedang mengantarkan penumpang ke tujuan. Saat melintas di Jalan Ringroad, mobil korban dihentikan oleh tiga orang pemuda yang berpura-pura menjadi penumpang.
“Para pelaku berpura-pura menjadi penumpang dan meminta diantarkan ke suatu tempat. Saat mobil korban berhenti, Korban langsung ditodong dengan pisau dan merampas barang-barang berharga milik korban,” ujar Kompol Teuku Fathir Mustafa, Kasat Reskrim Polrestabes Medan.
Para pelaku berhasil merampas uang tunai, telepon genggam, dan barang-barang berharga lainnya milik korban. Setelah berhasil merampas barang-barang berharga milik korban, para pelaku langsung melarikan diri.
Korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Medan. Pihak kepolisian segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan dari korban serta saksi-saksi.
“Kami sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di malam hari,” ungkap Kompol Teuku Fathir Mustafa.
Pihak kepolisian akan terus berupaya untuk menangkap para pelaku rampok sopir taksi tersebut. Mereka juga akan meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan kejahatan di wilayah Medan.
“Kami akan terus berupaya untuk menangkap para pelaku. Kami juga akan meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan kejahatan,” tegas Kompol Teuku Fathir Mustafa.
Kasus rampok sopir taksi ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian. Pasalnya, dalam beberapa waktu terakhir, kasus perampokan di wilayah Medan mengalami peningkatan. Pihak kepolisian pun berjanji akan menindak tegas para pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat. Dengan adanya kejadian ini, diharapkan tidak ada lagi korban rampok sopir taksi yang berjatuhan di wilayah Medan.
